Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Saham STTP Masih Layak Dibeli di Tahun 2023?

Cuklah.com - Saham PT Siantar Top Tbk (STTP) merupakan salah satu saham yang menarik perhatian investor di sektor barang konsumen primer. Perusahaan ini bergerak di bidang pembuatan snack mie, cracker, dan permen yang memiliki banyak merek terkenal seperti Jetz, Superstar, Gulas, dan lain-lain. Bagaimana kinerja keuangan saham STTP dan apa prospeknya di tahun 2023?

PT Siantar Top Tbk
PT Siantar Top Tbk

Kinerja Keuangan Saham STTP

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2021 yang dipublikasikan lewat harian Bisnis Indonesia, emiten dengan kode saham STTP ini membukukan penjualan neto senilai Rp1,92 triliun atau naik 6,89 persen secara tahunan dari sebelumnya Rp1,8 triliun. Kenaikan penjualan ini didorong oleh pertumbuhan volume penjualan sebesar 5,6 persen dan kenaikan harga jual rata-rata sebesar 1,2 persen.

Pendapatan kotor saham STTP juga meningkat 7,4 persen menjadi Rp570,8 miliar dari sebelumnya Rp531,4 miliar. Namun, laba bersih saham STTP turun 9,5 persen menjadi Rp240 miliar dari sebelumnya Rp265,2 miliar. Penurunan laba bersih ini disebabkan oleh kenaikan beban usaha sebesar 12,6 persen menjadi Rp278,7 miliar dari sebelumnya Rp247,6 miliar. Beban usaha yang naik terdiri dari beban penjualan yang naik 10,9 persen menjadi Rp174 miliar dan beban umum dan administrasi yang naik 15,2 persen menjadi Rp104,7 miliar.

Meski laba bersih saham STTP menurun, perusahaan ini tetap membagikan dividen tunai sebesar Rp100 per saham atau total Rp129,9 miliar untuk tahun buku 2020. Dividen ini setara dengan payout ratio sebesar 24,8 persen dari laba bersih tahun 2020 sebesar Rp523 miliar.

Prospek Saham STTP di Tahun 2023

Saham STTP memiliki prospek yang cukup baik di tahun 2023 mengingat permintaan produk snack mie, cracker, dan permen masih tinggi di tengah pandemi Covid-19. Produk-produk ini termasuk dalam kategori essential atau kebutuhan pokok yang tetap dibutuhkan oleh konsumen. Selain itu, produk-produk saham STTP juga memiliki harga yang terjangkau dan kualitas yang baik sehingga dapat bersaing dengan produk-produk sejenis dari produsen lain.

Untuk meningkatkan kinerja bisnisnya di tahun 2023, saham STTP menyiapkan belanja modal sebesar Rp430 miliar yang akan digunakan untuk memperluas kapasitas produksi, memperbaiki fasilitas produksi, dan meningkatkan efisiensi operasional. Perusahaan juga berencana untuk meluncurkan produk-produk baru yang sesuai dengan selera konsumen dan tren pasar.

Selain itu, saham STTP juga memiliki potensi untuk meningkatkan ekspor produk-produknya ke pasar internasional. Saat ini, perusahaan sudah mengekspor produk-produknya ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, Australia, Amerika Serikat, Kanada, dan Afrika Selatan. Perusahaan berharap dapat menambah negara tujuan ekspor di tahun 2023.

Analisis Teknikal Saham STTP

Saham STTP pada perdagangan hari ini, Selasa (10/10/2023), pukul 14.04 WIB terpantau menguat 3,87 persen atau naik 275 poin, ke level Rp7.375 per saham. Saham STTP saat ini memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp9,66 triliun.

Berdasarkan analisis teknikal menggunakan indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD), saham STTP sedang dalam kondisi bullish atau tren naik. Hal ini terlihat dari garis MACD yang berada di atas garis sinyal dan histogram yang berwarna hijau. Selain itu, saham STTP juga berada di atas garis Moving Average (MA) 50, 100, dan 200 hari yang menunjukkan adanya dukungan kuat.

Saham STTP memiliki level support pertama di Rp7.100 dan support kedua di Rp6.800. Sedangkan level resistance pertama saham STTP ada di Rp7.600 dan resistance kedua ada di Rp8.000.

Kesimpulan

Saham STTP merupakan salah satu saham yang memiliki kinerja keuangan yang baik dan prospek yang cerah di tahun 2023. Perusahaan ini mampu meningkatkan penjualan netonya meski laba bersihnya menurun akibat kenaikan beban usaha. Perusahaan juga tetap membagikan dividen tunai yang cukup besar kepada para pemegang sahamnya.

Saham STTP memiliki potensi untuk terus tumbuh di tahun 2023 dengan strategi memperluas kapasitas produksi, memperbaiki fasilitas produksi, meningkatkan efisiensi operasional, meluncurkan produk-produk baru, dan menambah negara tujuan ekspor. Saham STTP juga sedang dalam kondisi bullish atau tren naik berdasarkan analisis teknikal menggunakan indikator MACD.

Oleh karena itu, saham STTP masih berpotensi untuk memberikan return yang menarik bagi para investor di tahun 2023. Namun, para investor juga harus tetap waspada terhadap risiko-risiko yang dapat mempengaruhi kinerja saham STTP seperti kenaikan harga bahan baku, persaingan pasar, dan perubahan regulasi pemerintah.

Sumber Referensi

Produsen Snack Siantar Top (STTP) Raih Laba Rp240 Miliar per Kuartal I/2023. https://market.bisnis.com/read/20230523/192/1658464/produsen-snack-siantar-top-sttp-raih-laba-rp240-miliar-per-kuartal-i2023

PT. Siantar Top Tbk [STTP] | IDNFinancials. https://www.idnfinancials.com/id/STTP/PT-Siantar-Top-Tbk

Laporan Keuangan Siantar Top Tbk (STTP) - Kinerjaemiten.com. https://emiten.kontan.co.id/perusahaan/492/Siantar-Top-Tbk

Posting Komentar untuk "Mengapa Saham STTP Masih Layak Dibeli di Tahun 2023?"