Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Service Marketing: Karakteristik dan Mengoptimalkannya

Cuklah.com - Service marketing adalah proses pemasaran produk atau jasa yang tidak berwujud, seperti konsultasi, perawatan kesehatan, pendidikan, perbankan, asuransi, dan lain-lain. Service marketing memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari pemasaran produk fisik, yaitu:

Intangibility

Intangibility berarti produk atau jasa yang ditawarkan tidak dapat dilihat, dirasakan, dicicipi, atau dipegang sebelum dibeli. Hal ini menyebabkan konsumen sulit untuk mengevaluasi kualitas dan nilai produk atau jasa tersebut. Oleh karena itu, pemasar harus menciptakan bukti fisik yang dapat membantu konsumen membayangkan dan mempercayai produk atau jasa yang ditawarkan.

Contoh

bukti fisik adalah logo, brosur, sertifikat, testimoni, dan fasilitas.

Inseparability

Inseparability berarti produk atau jasa yang ditawarkan tidak dapat dipisahkan dari penyedia atau produsennya. Hal ini berarti bahwa konsumen harus berinteraksi langsung dengan penyedia atau produsen saat mengonsumsi produk atau jasa tersebut. Oleh karena itu, pemasar harus memperhatikan kualitas interaksi antara penyedia atau produsen dengan konsumen.

Contoh

kualitas interaksi adalah sikap, perilaku, penampilan, dan komunikasi dari penyedia atau produsen.

Variability

Variability berarti produk atau jasa yang ditawarkan dapat bervariasi dalam kualitas dan hasilnya tergantung pada siapa, kapan, dan bagaimana menyediakan atau memproduksinya. Hal ini menyebabkan konsumen sulit untuk mengharapkan konsistensi dan standar dari produk atau jasa tersebut. Oleh karena itu, pemasar harus menciptakan sistem pengendalian kualitas yang dapat menjamin kualitas dan hasil yang sesuai dengan harapan konsumen.

Contoh

sistem pengendalian kualitas adalah pelatihan, supervisi, standar operasional, dan evaluasi.

Perishability

Perishability berarti produk atau jasa yang ditawarkan tidak dapat disimpan untuk digunakan di masa depan. Hal ini berarti bahwa permintaan dan penawaran produk atau jasa tersebut dapat berfluktuasi sepanjang waktu. Oleh karena itu, pemasar harus menciptakan strategi penetapan harga yang dapat menyesuaikan permintaan dan penawaran produk atau jasa tersebut.

Contoh

strategi penetapan harga adalah diskon, paket, fleksibilitas waktu, dan segmentasi pasar.

Cara Mengoptimalkan Service Marketing

Mengingat karakteristik service marketing yang unik dan menantang tersebut, penyedia jasa harus menerapkan strategi dan praktik pemasaran yang sesuai untuk mengatasi masalah-masalah yang mungkin timbul. Berikut adalah beberapa cara untuk mengoptimalkan service marketing:

Meningkatkan Kualitas Jasa

Penyedia jasa harus berusaha untuk memberikan jasa yang berkualitas tinggi kepada konsumen dengan memenuhi atau melebihi harapan mereka. Penyedia jasa harus melakukan penelitian pasar untuk mengetahui kebutuhan, keinginan, dan preferensi konsumen terhadap jasa yang ditawarkan. Penyedia jasa juga harus melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja jasa secara berkala untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan jasa serta melakukan perbaikan jika diperlukan.

Membangun Citra Jasa

Penyedia jasa harus menciptakan citra atau kesan positif tentang jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Citra jasa dapat dibentuk melalui berbagai elemen pemasaran, seperti nama merek, logo, slogan, desain grafis, warna, musik, aroma, dll. Citra jasa harus konsisten dengan nilai-nilai dan visi-misi penyedia jasa serta sesuai dengan target pasar yang diinginkan.

Menyediakan Bukti Fisik

Penyedia jasa harus menyediakan bukti fisik atau tangible clues yang dapat membantu konsumen untuk menilai kualitas dan nilai jasa sebelum atau sesudah menggunakannya. Bukti fisik dapat berupa fasilitas, peralatan, perlengkapan, karyawan, dll. Bukti fisik harus bersih, rapi, nyaman, dan menarik bagi konsumen. Bukti fisik juga harus mendukung citra jasa yang ingin dibangun oleh penyedia jasa.

Mengelola Hubungan dengan Pelanggan

Penyedia jasa harus mengelola hubungan dengan pelanggan secara baik dan profesional. Penyedia jasa harus berkomunikasi dengan pelanggan secara efektif dan responsif, baik sebelum, selama, maupun sesudah mengkonsumsi jasa. Penyedia jasa harus memberikan informasi yang akurat, jelas, dan lengkap tentang jasa yang ditawarkan. Penyedia jasa juga harus menangani keluhan, saran, dan masukan dari pelanggan dengan cepat dan tuntas. Penyedia jasa harus menciptakan loyalitas pelanggan dengan memberikan insentif, diskon, hadiah, dll.

Kesimpulan

Service marketing memiliki karakteristik intangibility, inseparability, variability, dan perishability yang membedakannya dari pemasaran produk fisik. Karakteristik-karakteristik ini menimbulkan tantangan bagi pemasar dalam menarik dan memuaskan konsumen. Oleh karena itu, pemasar harus menerapkan strategi-strategi yang sesuai dengan karakteristik service marketing, seperti menciptakan bukti fisik, memperhatikan kualitas interaksi, menciptakan sistem pengendalian kualitas, dan menciptakan strategi penetapan harga.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran tentang artikel ini, silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca artikel saya.

Posting Komentar untuk "Service Marketing: Karakteristik dan Mengoptimalkannya"