Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah salah satu laporan keuangan yang penting bagi bisnis. Laporan ini menunjukkan berapa banyak uang yang masuk dan keluar dari bisnis dalam periode tertentu, seperti bulan, kuartal, atau tahun. Laporan arus kas juga memberikan informasi tentang sumber dan penggunaan uang dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan bisnis.

Dengan memahami laporan arus kas, Anda dapat mengetahui kondisi keuangan bisnis Anda secara lebih akurat dan mendapatkan wawasan untuk mengelola arus kas dengan lebih baik. Laporan arus kas juga dapat membantu Anda dalam membuat keputusan bisnis yang tepat, seperti mengembangkan produk baru, membeli aset, atau mengambil pinjaman.

Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Laporan Arus Kas
Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Laporan Arus Kas

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan pengertian, manfaat, komponen, metode, cara membuat, dan contoh laporan arus kas. Kami juga akan memberikan tips dan trik untuk membuat laporan arus kas yang efektif dan berkualitas. Selamat membaca!

Pengertian Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan keuangan yang menggambarkan aliran uang tunai (cash flow) yang masuk dan keluar dari bisnis dalam periode tertentu. Uang tunai adalah aset likuid yang paling penting bagi bisnis, karena dapat digunakan untuk membiayai operasional sehari-hari, membayar hutang, atau melakukan investasi.

Laporan arus kas berbeda dengan laporan laba rugi, yang menunjukkan pendapatan dan beban bisnis dalam periode tertentu. Laporan laba rugi menggunakan metode akrual, yang berarti mencatat pendapatan dan beban pada saat terjadinya transaksi, bukan pada saat pembayaran atau penerimaan uang tunai.

Laporan arus kas menggunakan metode kas, yang berarti mencatat uang tunai pada saat diterima atau dibayarkan. Dengan demikian, laporan arus kas lebih mencerminkan kenyataan keuangan bisnis daripada laporan laba rugi.

Laporan arus kas juga berbeda dengan neraca, yang menunjukkan aset, kewajiban, dan ekuitas bisnis pada tanggal tertentu. Neraca adalah gambaran statis dari posisi keuangan bisnis pada suatu titik waktu. Laporan arus kas adalah gambaran dinamis dari pergerakan uang tunai bisnis selama periode waktu.

Manfaat Laporan Arus Kas

Laporan arus kas memiliki banyak manfaat bagi bisnis, antara lain:

  • Mengetahui kemampuan bisnis dalam menghasilkan uang tunai dari operasionalnya. Uang tunai adalah sumber utama untuk membiayai aktivitas bisnis. Jika bisnis dapat menghasilkan uang tunai yang cukup dari operasionalnya, maka bisnis tersebut memiliki likuiditas yang baik dan dapat bertahan dalam jangka panjang.
  • Mengetahui sumber dan penggunaan uang tunai dalam aktivitas investasi dan pendanaan. Aktivitas investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan pembelian atau penjualan aset jangka panjang, seperti tanah, bangunan, mesin, atau saham. Aktivitas pendanaan adalah aktivitas yang berkaitan dengan perolehan atau pelunasan modal, seperti pinjaman, obligasi, saham, atau dividen. Dengan mengetahui sumber dan penggunaan uang tunai dalam aktivitas ini, Anda dapat menilai kinerja investasi dan pendanaan Anda.
  • Mengetahui perbedaan antara laba bersih dan uang tunai bersih. Laba bersih adalah selisih antara pendapatan dan beban dalam periode tertentu. Uang tunai bersih adalah selisih antara penerimaan dan pembayaran uang tunai dalam periode tertentu. Perbedaan antara laba bersih dan uang tunai bersih dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti penjualan kredit, persediaan, piutang usaha, hutang usaha, penyusutan aset tetap, atau amortisasi aset tidak berwujud. Dengan mengetahui perbedaan ini, Anda dapat mengidentifikasi penyebab utama perubahan posisi keuangan Anda.

  • Mengetahui kebutuhan modal kerja dan arus kas bebas. Modal kerja adalah selisih antara aset lancar dan kewajiban lancar. Modal kerja menunjukkan seberapa banyak aset yang dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Arus kas bebas adalah selisih antara uang tunai bersih dari operasi dan uang tunai bersih untuk investasi. Arus kas bebas menunjukkan seberapa banyak uang tunai yang tersedia untuk melakukan aktivitas pendanaan, seperti membayar dividen, mengembalikan pinjaman, atau membeli kembali saham. Dengan mengetahui kebutuhan modal kerja dan arus kas bebas, Anda dapat merencanakan keuangan Anda dengan lebih baik.

Komponen Laporan Arus Kas

Laporan arus kas terdiri dari tiga komponen utama, yaitu:

  • Arus kas dari aktivitas operasi (cash flow from operating activities). Komponen ini menunjukkan uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh aktivitas operasional bisnis, seperti penjualan barang atau jasa, pembelian bahan baku, pembayaran gaji, atau pembayaran pajak.
  • Arus kas dari aktivitas investasi (cash flow from investing activities). Komponen ini menunjukkan uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh aktivitas investasi bisnis, seperti pembelian atau penjualan aset jangka panjang, seperti tanah, bangunan, mesin, atau saham.
  • Arus kas dari aktivitas pendanaan (cash flow from financing activities). Komponen ini menunjukkan uang tunai yang dihasilkan atau digunakan oleh aktivitas pendanaan bisnis, seperti penerimaan atau pembayaran pinjaman, penerbitan atau pembelian kembali saham, atau pembayaran dividen.

Metode Pembuatan Laporan Arus Kas

Ada dua metode yang dapat digunakan untuk membuat laporan arus kas, yaitu metode langsung (direct method) dan metode tidak langsung (indirect method). Perbedaan antara kedua metode ini terletak pada cara menghitung arus kas dari aktivitas operasi. Untuk arus kas dari aktivitas investasi dan pendanaan, kedua metode ini menggunakan cara yang sama.

Metode Langsung

Metode langsung adalah metode yang menghitung arus kas dari aktivitas operasi dengan cara mengurangi penerimaan uang tunai dari penjualan dengan pembayaran uang tunai untuk biaya operasional. Dengan kata lain, metode ini menghitung arus kas dari aktivitas operasi berdasarkan data kas masuk dan keluar yang riil.

Metode Tidak Langsung

Metode tidak langsung adalah metode yang menghitung arus kas dari aktivitas operasi dengan cara menyesuaikan laba bersih dengan unsur-unsur non-kas dan perubahan saldo akun-akun tertentu dalam neraca. Dengan kata lain, metode ini menghitung arus kas dari aktivitas operasi berdasarkan data laba rugi dan neraca.

Cara Membuat Laporan Arus Kas

Untuk membuat laporan arus kas, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Tentukan periode waktu yang ingin Anda laporkan, misalnya bulan, kuartal, atau tahun.

2. Pilih metode yang ingin Anda gunakan, yaitu metode langsung atau metode tidak langsung.

3. Kumpulkan data yang dibutuhkan, yaitu data kas masuk dan keluar, data laba rugi, dan data neraca.

4. Hitung arus kas dari aktivitas operasi dengan menggunakan rumus yang sesuai dengan metode yang dipilih.

5. Hitung arus kas dari aktivitas investasi dengan cara mengurangi uang tunai yang digunakan untuk pembelian aset jangka panjang dengan uang tunai yang diterima dari penjualan aset jangka panjang.

6. Hitung arus kas dari aktivitas pendanaan dengan cara mengurangi uang tunai yang digunakan untuk pembayaran pinjaman, pembelian kembali saham, atau pembayaran dividen dengan uang tunai yang diterima dari penerimaan pinjaman, penerbitan saham, atau penerimaan dividen.

7. Hitung arus kas bersih dengan cara menjumlahkan arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

8. Buat format laporan arus kas dengan menggunakan tabel atau grafik yang sesuai.

9. Analisis dan interpretasikan laporan arus kas Anda dengan membandingkan dengan periode sebelumnya, dengan anggaran, atau dengan standar industri.

Contoh Laporan Arus Kas

Berikut adalah contoh laporan arus kas dengan menggunakan metode langsung dan metode tidak langsung untuk periode satu tahun:

Arus Kas Langsung
Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3
Arus Kas Dari Operasi $100,000 $120,000 $150,000
Arus Kas Dari Investasi -$40,000 -$30,000 -$20,000
Arus Kas Dari Pendanaan $10,000 $15,000 $5,000
Arus Kas Bersih $70,000 $105,000 $135,000

  • Tabel di atas adalah contoh tabel arus kas langsung yang menggambarkan arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan selama tiga tahun berurutan.
  • Arus kas dari operasi mencakup arus kas yang diterima atau dibayarkan sebagai hasil dari aktivitas operasional perusahaan.
  • Arus kas dari investasi mencakup arus kas yang diterima atau dibayarkan sebagai hasil dari investasi perusahaan, seperti pembelian atau penjualan aset tetap.
  • Arus kas dari pendanaan mencakup arus kas yang diterima atau dibayarkan sebagai hasil dari kegiatan pendanaan, seperti penerbitan saham atau pelunasan utang.
  • Arus kas bersih adalah jumlah total arus kas dari ketiga aktivitas di atas.

Arus Kas Tidak Langsung
Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3
Laba Bersih $60,000 $80,000 $100,000
Penyusutan $20,000 $25,000 $30,000
Perubahan dalam Aset dan Kewajiban Lancar -$10,000 -$5,000 -$8,000
Arus Kas Bersih dari Operasi $70,000 $100,000 $122,000

  • Tabel di atas adalah contoh tabel arus kas tidak langsung yang menggambarkan bagaimana laba bersih perusahaan dikonversi menjadi arus kas bersih dari aktivitas operasi.
  • Laba bersih adalah laba atau rugi yang dilaporkan dalam laporan laba rugi perusahaan.
  • Penyusutan adalah pengurangan nilai aset tetap, dan itu ditambahkan kembali ke laba bersih karena itu adalah pengeluaran non-kas.
  • Perubahan dalam aset dan kewajiban lancar mencakup perubahan dalam posisi kas akibat perubahan dalam aset dan kewajiban lancar perusahaan.
  • Arus kas bersih dari operasi adalah hasil akhir dari mengubah laba bersih dengan menyesuaikan penyusutan dan perubahan dalam aset dan kewajiban lancar.

Tips dan Trik Membuat Laporan Arus Kas

Berikut adalah beberapa tips dan trik yang dapat membantu Anda dalam membuat laporan arus kas yang efektif dan berkualitas:

  • Gunakan data yang akurat dan terpercaya, seperti data buku besar, data bank, atau data auditor.
  • Sesuaikan data dengan periode waktu yang ingin Anda laporkan, misalnya dengan menggunakan metode prorata atau metode alokasi.
  • Kelompokkan data sesuai dengan kategori aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
  • Gunakan format yang mudah dipahami dan konsisten, seperti tabel atau grafik.
  • Berikan judul, tanggal, dan satuan yang jelas pada laporan arus kas Anda.
  • Berikan penjelasan atau catatan kaki jika ada hal-hal yang perlu dijelaskan lebih lanjut.
  • Bandingkan laporan arus kas Anda dengan periode sebelumnya, dengan anggaran, atau dengan standar industri untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap.
  • Gunakan rasio keuangan yang berkaitan dengan arus kas, seperti rasio arus kas operasi terhadap laba bersih, rasio arus kas bebas terhadap laba bersih, atau rasio arus kas operasi terhadap hutang jangka pendek.
  • Gunakan laporan arus kas sebagai dasar untuk membuat rencana arus kas, yang merupakan proyeksi arus kas yang diharapkan untuk periode mendatang.

Demikianlah artikel yang kami buat tentang laporan arus kas. Kami harap artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda yang ingin membuat laporan arus kas yang efektif dan berkualitas.

Posting Komentar untuk "Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Laporan Arus Kas"