Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Senat Perancis Perketat Pajak untuk Airbnb

Cuklah.com - Airbnb, platform penyewaan rumah dan apartemen online, kini harus menghadapi aturan pajak yang lebih ketat di Perancis. Senat Perancis baru saja menyetujui amendemen yang mengharuskan Airbnb untuk memberikan informasi tentang pendapatan penyewa kepada otoritas pajak setiap tahun. Amendemen ini merupakan bagian dari undang-undang anggaran 2024 yang sedang dibahas di parlemen.

Menurut laporan Euronews, amendemen ini bertujuan untuk mencegah penghindaran pajak oleh penyewa Airbnb, yang diperkirakan mencapai 300 juta euro per tahun. Amendemen ini juga diharapkan dapat mengurangi persaingan tidak sehat antara Airbnb dan sektor perhotelan tradisional, yang harus membayar pajak dan biaya lainnya secara penuh.

Amendemen ini mendapat dukungan dari mayoritas anggota senat, baik dari partai berkuasa maupun oposisi. Namun, amendemen ini mendapat tentangan dari Airbnb sendiri, yang menganggapnya sebagai pelanggaran terhadap privasi dan hak-hak penyewa. Airbnb juga mengklaim bahwa amendemen ini melanggar aturan Uni Eropa tentang perlindungan data dan layanan digital.

Perancis merupakan pasar terbesar kedua bagi Airbnb di dunia, setelah Amerika Serikat. Menurut data Airbnb, ada sekitar 65.000 penyewa yang terdaftar di platformnya, yang menawarkan lebih dari 500.000 akomodasi di seluruh Perancis. Pada tahun 2023, Airbnb mencatat 8,5 juta tamu yang menginap di Perancis, dengan rata-rata lama menginap 4,3 malam.

Peraturan pajak untuk Airbnb di Perancis sebelumnya sudah cukup ketat, dibandingkan dengan negara-negara lain di Eropa. Sejak tahun 2019, Airbnb sudah berkewajiban untuk mengenakan pajak pariwisata kepada tamu, yang besarnya bervariasi antara 0,2 euro hingga 5 euro per malam, tergantung pada jenis akomodasi dan lokasinya. Pajak ini kemudian diserahkan oleh Airbnb kepada pemerintah daerah setempat.

Selain itu, penyewa Airbnb juga harus mematuhi batas maksimum jumlah hari penyewaan per tahun, yaitu 120 hari untuk rumah atau apartemen utama, dan tidak ada batas untuk rumah atau apartemen kedua. Penyewa juga harus mendaftarkan diri ke pemerintah kota, dan menampilkan nomor registrasi mereka di iklan mereka di Airbnb. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan denda hingga 50.000 euro.

Amendemen terbaru yang disahkan oleh senat Perancis ini akan menambah beban bagi penyewa Airbnb, yang harus membayar pajak penghasilan atas pendapatan mereka dari penyewaan. Besarnya pajak tergantung pada jumlah pendapatan dan status pajak penyewa. Menurut kalkulator pajak Airbnb³, untuk pendapatan tahunan di bawah 32.900 euro, pajaknya adalah 22% untuk penyewa profesional, dan 13% untuk penyewa non-profesional. Untuk pendapatan tahunan di atas 32.900 euro, pajaknya adalah 50% untuk penyewa profesional, dan 20% untuk penyewa non-profesional.

Amendemen ini masih harus mendapatkan persetujuan dari majelis nasional Perancis, sebelum menjadi undang-undang. Jika disetujui, amendemen ini akan mulai berlaku pada tahun 2024.

Posting Komentar untuk "Senat Perancis Perketat Pajak untuk Airbnb"